5 Cara Mencegah Kecelakaan Forklift

Deskripsi Cara Mencegah Kecelakaan Forklift

Kecelakaan forklift memiliki efek merusak pada gudang dan lebih sering terjadi daripada yang Anda kira. Entah kecelakaan mengakibatkan pekerja terluka atau kehilangan produk, untuk menghindari kecelakaan selalu utamakan keselamatan. Setiap gudang harus proaktif dalam mencegah kecelakaan forklift dengan memberdayakan dan mendidik karyawan mereka tentang pengoperasian dan protokol yang tepat.

Berikut lima cara untuk mencegah kecelakaan forklift dan meningkatkan keamanan gudang dari WIJAYA EQUIPMENTS

  1. Terus berlatih. OSHA (Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja) mewajibkan perusahaan untuk memiliki program pelatihan keselamatan untuk setiap operator forklift, ini merupakan pilihan terbaik untuk memberikan pelatihan tentang keselamatan forklift kepada semua karyawan yang bekerja di sekitar forklift. Diperkirakan sekitar 705 kecelakaan forklift bisa dicegah dengan pelatihan yang tepat. Memprioritaskan keselamatan membutuhkan penguatan yang konsisten dan dukungan karyawan. Menerapkan pelatihan terstruktur untuk semua karyawan tentang keselamatan forklift adalah titik awal atau langkah awal.
  2. Miliki gudang yang bersih dan teratur. Gudang yang bersih dan teratur adalah fondasi dari gudang yang aman. Halangan di jalur tidak hanya menghambat efisiensi, tetapi juga memaksa pengemudi untuk melakukan gerakan tiba-tiba dan tidak menentu untuk menghindari puing-puing. Hal ini berpotensi menimbulkan kecelakaan. Jalur yang bersih, bebas dari produk, sampah atau halangan lainnya, harus selalu dijaga. Selain itu, lihat sekeliling gudang Anda untuk memastikan semua area memiliki penerangan yang baik. Jarak pandang di sisi pengemudi forklift dan pejalan kaki sangat penting untuk pengoperasian yang aman, jadi pastikan bola lampu diganti dan semua area memiliki penerangan yang baik.
  3. Tingkatkan mekanisme keamanan. Rancang gudang yang mengutamakan keselamatan dengan menggabungkan produk yang meningkatkan visibilitas dan komunikasi. Misalnya, memasang lampu pengaman berwarna biru atau kuning di bagian depan dan belakang forklift sehingga pejalan kaki memiliki petunjuk visual yang jelas tentang forklift yang mendekat. Tempatkan cermin di sudut lorong untuk meningkatkan visibilitas. Jika memungkinkan, gang dan jalur harus cukup lebar untuk mengakomodasi pejalan kaki dan forklift dengan aman.
  4. Operasikan forklift yang terawat dengan baik. Inspeksi forklift secara rutin harus dilakukan sebelum pengemudi memulai shiftnya. Seorang pengemudi harus memeriksa kebocoran (bahan bakar, oli hidrolik, oli mesin, pendingin radiator), memastikan inflasi ban yang tepat, dan memeriksa mekanisme garpu, selang hidrolik, dan sabuk mesin secara visual. Jika ada masalah yang ditemukan, mekanik yang berkualifikasi harus memperbaikinya sebelum forklift melanjutkan operasi.
  5. Menjaga prosedur bongkar muat. Beban berat atau tidak tertumpuk dengan baik, kecepatan tinggi, atau dok pemuatan yang tidak terawat dapat menyebabkan kecelakaan forklift. Kondisi ini dapat menyebabkan jenis kecelakaan forklift yang terlalu umum: forklift terbalik. Terapkan kecepatan maksimum untuk pengoperasian forklift di seluruh gudang dan pastikan pengemudi sangat berhati-hati di area dok pemuatan. Palet harus ditumpuk secara seragam bila memungkinkan dan berat keseluruhan serta tinggi tumpuk harus dipertimbangkan saat membuat palet.

Anda dapat memesan forklift dengan sistem keamanan terbaik dari kami hari ini, sekarang juga!

Silakan hubungi marketing kami di:
HP/WA: 0852 8626 9999, 0856 157 3188
E-mail: wijaya789@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top